Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan kembali mengingatkan kader-kader partainya agar tak menggunakan isu suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA) pada Pilkada Serentak 2018 yang digelar di 171 daerah.

Dirinya tak ingin isu SARA yang berseliweran pada Pilkada Serentak 2017 terulang pada tahun 2018 mendatang.

Zulkifli juga meminta kader-kader partainya tidak berbicara soal calon presiden terlebih dahulu. Menurutnya, kader-kader PAN harus mengutamakan rakyat dengan bekerja secara sungguh-sungguh.

“Suarakan suara rakyat dahulu. Capres-cawapres nanti 2019,” tegasnya seperti diberitakan netralnews.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka bimbingan teknis (bimtek) dan temu legislator PAN se-Indonesia yang digelar di Hotel Mercury Ancol, Jakarta Utara, Kamis (21/9/2017) malam. Menurutnya, persaingan di pilkada tetap harus mengedepankan prinsip pebangsaan.

“Pilkada itu bukan pertarungan dengan Belanda. Politiknya harus kebangsaan, jangan ada adu domba,” tegas pria kelahiran Lampung, Sumatera bagian Selatan itu.